Social Icons

Selasa, 11 Februari 2014

Setianya Karena Cinta


Kesetiaan adalah hal yang tidak akan pernah sama nilainya dengan uang. Ia ta pernah ternilai seperti layaknya kasih sayang seorang ibu untuk anaknya

-Abdurrahman-


Story About 'SETIA'

Pada suatu hari dimasa lalu di sebuah Institusi keguruan dan Ilmu pendidikan di Yogyakarta. Lies seorang wanita sederhana, sedikit tertutup namun cerdas bertemu dengan Jack seorang lelaki tampan, pemain basket, terkenal dan juga pandai. Perbedaan yang cukup signifikan itu tak kemudian menjadi penghalang bagi cinta untuk merajut benang-benang kasih diantara kedua insan ini. Singkat cerita keduanya menjalin kasih dan memutuskan untuk menikah. Namun keluarga sang pria (Ibu) tidak menyetujui dan menganjurkan Jack untuk meninggalkan sang wanita dengan kondisi saat itu sedang mengandung buah hati mereka yang pertama.

Perjalanan hidup berumah tangga mereka juga tak lepas dari hantaman badai dari yang paling ringan hingga yang berat sekalipun. Pertama datang dari sang mertua yang sering mencaci Lies karena dianggap tidak pantas mendampingi anak lelakinya yang sulung itu. Badai berikut datang dari Jack yang berpendirian keras. Lies sering diperlakukan kasar dan menerima pukulan-pukulan keras sang suami karena ketidaksepahaman yang terjadi. Bahkan tidak diberi gaji sehingga segala kebutuhan rumah tangga juga kebutuhan sekolah keempat anak mereka menjadi tanggungan Lies. Badai selanjutnya adalah ketika Jack jatuh sakit karena terserang tumor otak dan bertahun-tahun mengalami kelumpuhan total dan hanya terbaring di tempat tidur. Namun Lies tetap setia mendampingi dan mengurusinya. Seperti jatuh tertimpa tangga pula, anaknya yang sulung pun terjerat kasus penggelapan dana perusahaan yang bagi si sulung dilakukannya untuk menyelamatkan sang ayah ketika menjalani operasi dan pengobatan yang bernilai ratusan juta rupiah. Hal ini membuat Lies hampir kehilangan rumah yang mereka bangun dari nol karena disita oleh Bank. Namun Tuhan senantiasa memberikan jalan-jalan ajaibnya dalam setiap lorong gelap yang Lies dan keluarganya lalui. 

Kini diusia pernikahan mereka yang mencapai 28 tahun, Lies masih setia berdiri tegak disamping sang suami yang hanya mampu duduk di kursi roda, berdua menikmati sunset disetiap sore didepan rumah mereka yang sederhana. Dengan perjuangannya Ia telah mampu menyekolahkan keempat anaknya dengan pendidikan bermutu sampai ke jenjang perguruan tinggi dan bermimpi suatu hari nanti mereka mampu mengubah keadaan sulit itu menjadi lebih baik dan membuatnya menikmati cinta yang selama ini Ia tanam dalam perjuangannya menghalau setiap badai yang datang menerpa keluarga itu. 

Perempuan hebat ini membuktikan pertama bahwa cinta tumbuh dalam kesederhanaan, dan pelayanan kasih kepada orang yang kita cintai tidak selamanya hanya ketika kita mendapat perhatian dan segala yang kita inginkan kemudian kita balas mengasihi. Namun cinta lebih dari sekedar membalas budi. Cinta itu pelayanan sepanjang hayat bahkan ketika yang kita terima hanyalah airmata. Tuhan juga tidak pernah menjanjikan akan penjelasan atas persoalan-persoalan kita namun Ia menjanjikan Diri-Nya untuk berjalan bersama kita. Kepercayaan Lies tentang campur tangan Tuhan yang kan setia mendampinginya melewati setiap badai meyakininya untuk tetap setia mencintai pelayanannya untuk keluarga itu. Saya sangat mencintai sosok wanita ini dalam segala perjuangan hidup yang ia hadapi dan berharap memiliki hati yang setia melayani seperti yang Ia miliki serta berjuang keras agar suatu hari nanti dapat membuatnya menikmati buah cinta yang selama ini ia tanam dalam diriku. Karena wanita hebat itu adalah IBUKU.

0 komentar:

Posting Komentar

 
 
Blogger Templates